Perkembangan Agama Dalam Prespektif Budaya Arab


Perkembangan Agama Dalam Prespektif Budaya Arab
Seputarsejarah.com,  Perkembangan Agama Dalam Prespektif Budaya Arab - Sebelum Islam lahir dan dikembangkan di kawasan Padang Pasir Nejed yang melingkupi Makkah dan Madinah disana telah berkembang agama Yahudi maupun Nashrani. Namun orang-orang pribumi masih banyak memeluk keyakinan menyembah berhala, yang terutama dipeluk oleh orang-orang Arab dari kabilah Quraisy di Makkah. 

Dalam literatur Islam merka yang disebut sebagai orang-orang musyrik penyembah berhala, karena keyakinan mereka mendasarkan pada kepercayaan akan adanya lebih dari satu Tuhan, yaitu Al-Lat, Al-Uzza, Al-Manat dan Hubal milik kabilah Quraisy.

Al-Lat merupakan perwujudan dewi atau tuyhan perempuan. Al-Uzza merupakan perwujudan tuhan yang banyak mahakuasa. Sedangkan Al-Manat merupakan perwujudan tuhan yang banyak dipuja orang Arab Baduwi yang berasal dari suku pengembara Huzail. Masing-masing tuhan itu divisualkan dalam wujud patung sesembahan atau berhala, yang ditempatkan di dalam Ka'bah. Jadi Ka'bah merupakan sebuah rumah berhala (pantheon) yang menjadi pusat peribadatan kaum Quraisy.

Selain penyembah berhala, ada beberapa kabilah yang tergolong Shabiah atau penyembah bintang, penyembah binatang, penyembah jin, di samping itu, mereka percaya bahwa malaikat adalah anak-anak perempuan Tuhan. Di kalangan penduduk Hirah dan Ghassasinah tersebar agama Nashrani melalui Bizantium, demikian pula di Najran agama ini melalui Habsyi. 

Pusat-pusat agama Yahudi terdapat di Taima, Wadi al-Qura, Fadk, Khaibar, dan yang terpenting adalah Yatsrib. Dalam pada itu, di bagian timur Jazirah Arab yang berbatasan dengan Persia tersebar agamma Majusi. Semua agama dan kepercayaan itu terdesak oleh Islam ketika ajaran Tauhid ini memancarkan sinarnya dari jantung Jazirah Arab pada abad ketujuh Masehi.

Demikian pembahasan yang dapat disampaikan, semoga artikel yang mengulas mengenai Perkembangan Agama Dalam Prespektif Budaya Arab dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai rujukan syiar atau dakwah.  

0 Response to "Perkembangan Agama Dalam Prespektif Budaya Arab"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel