Sejarah Gnome Taman Mini Indonesia

Sejarah Gnome Taman Mini  Indonesia

Sejarah Gnome Taman Mini  Indonesia Gnome merupakan sebuah kebun yang dikenal dan banyak dijumpai di Jerman sebab Gnome diproduksi di Jerman pada awal 1800-an. Gnome orang yang tidak tahu jika Gnome terbuat dar tanah liat, sebelum di produksi di Jerman Gnomes pertama kali muncul di taman-taman sekitar tahun 1840, dari sinilah Gnomes mulai populer.

Orang yang pertama kali mempopulerkan Gnome  melalui manufaktur Gnome adalah Philipp Griebel dan August Heissner. Karena dua tokoh inilah Gnome sangat populer. Akibat perang dunia yang melibatkan Jerman membuat sebagaian besar produksi Gnome dimusnahkan.

Kemudian pada tahun 1960-an, para Gnome plastik secara mengejutkan muncul di tempat kejadian dimana dulu Gnome pernah dimusnahkan pada perang dunia. Para Gnome ini bersifat kamp dan kartun, selain itu kini banyak orang tidak menyukai mereka dengan berbagai macam alasan.

Selanjutnya berselang sekitar 20 tahun kemunculan Gnome palstik, tepatnya sekitar tahun 1980-an, negara di Eropa juga ikut memproduksi Gnome seperti misalnya perusahaan-perusahaan di Republik Ceko serta Polandia yang juga memulai  untuk memproduksi Gnome serta produksinya ikut membanjiri pasar, yang menarik adalah harganya lebih murah dari harga yang dijual perusahaan Jerman

Sejarah Gnome Taman Mini  Indonesia

Seiring perkembangan teknologi bentuk Gnome mengalami perkembangan, ada juga Gnome yang berbentuk berupa patung mini yang banyak dibuat oleh para seniman diseluruh dunia dengan menggunakan sebuah cetakan.

Adanya cetakan tersebut, bertujuan agar semua orang mampu memproduksi Gnome dengan begitu Gnome kan dicetak secara massal, tanpa pelit berbagi ilmu para seniman juga memeberikan tips adonan tanah liat yang tepat agar menciptakan produksi yang sempurna.

Agar hasilnya memuaskan dan awet maka setelah dicetak proses selanjutnya adalah dibakar dengan tunggku. Dengan begitu Gnome akan kuat, keras dan tahan lama. Selanjutnya tahap terakhir yaitu tinggal melukis atau menghisnya agar menarik.

Bentuk Gnome sengaja diciptakan menyerupai manusia mini dengan karakteristik gemuk dan menggunakan topi runcing, hal ini terinspirasi dari kurcaci di Jerman. Orang Jerman percaya jika kurcaci mampu menjaga tambang dan harta karun.

Bahkan, popularitas Gnome terus menyebar hingga ke bagian Eropa dan penjuru dunia, kepopuleran tersebut kemudian Gnome dibuatkan film oleh Disney yang judul Snow White and Seven Drawfs. Berdasarkan informasi yang beredar hingga kini ada 100 juta Gnome yang di pasang untuk melindungi taman termasuk taman mini Indonesia.

Hal yang lebih menarik baru-baru ini Gnome ditampilakan oleh Google sebagai Doodle dalam permainan interaktif baru-baru ini. cara memainkan permainannya pun sangat mudah hampir serupa dengan Angry Birds. Pengguna google hanya perlu menekan spasi dan mengarahkan kursor.

Lihat Juga;

Nah, itulah sejarah Gnome taman mini Indonesia, jadi keberadaannya sangat erat dengan peristiwa perang dunia dan kebiasaan orang Jerman yang menganggap jika Gnome mampu menjaga tambang, harta karun termasuk taman. (sum; dikutip dari berbagai sumber)

0 Response to "Sejarah Gnome Taman Mini Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel