Inilah Sejarah Jalan Tol Cipali Paling Akurat!


Sejarah Jalan Tol Cipali

Sejarah Jalan Tol Cipali - Hingga kini pemerintah gencar melakukan  pembangunan jalan tol, salah satu jalan tol yang telah dibangun dan sudah digunakan secara komersial adalah jalan tol Cikopo-Palimanan, atau lebih akrab didengar Cipali. Banyak orang yang sudah menikmati atau menggunakan jalan tol tersebut namun sedikit yang tahu bagaimana sejarahnya.

Sebagaimana profil yang seputarsejarah.com dapatkan dari berbagai sumber yang valid. Jalan tol yang terbentang dari Kabupaten Purwakarta hingga Cirebon Jawa Barat  tersebut memiliki panjang 116 kilo meter. Tol Cipali merupakan kelanjutan jalan tol Jakarta – Cikampek dan menghubungkan jalan tol Palimanan – Kanci.

Selain itu juga, jalan tol Cipali murupakan bagian dari jalan tol trans Jawa yang akan menghubungkan Pelabuhan Merak Banten hingga Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Jawa Timur. Dengan menggunakan jalan tol Cipali pengemudi akan memotong 40 kilo meter atau menghemat waktu tempuh hingga 2 jam jika dibanding menggunakan jalan pantura.

Sebelum jalan tol Cipali diresmikan oleh Presiden Jokowi hingga sebelum jalan tol tersebut diresmikan banyak kontroversi dan hal-hal  yang menarik untuk diperbincangkan. Seperti kontroversi penamaan nama jalan tol yang semula Cikapali kemudian menjadi Cipali, dan sejumlah misteri kecelakaan di jalan tol tersebut. Lalu bagaimana sejarah jalan tol tersebut? sebaiknya kita simak ulasan seputarsejarah.com mengenai sejarah jalantol Cipali.

Sejarah Awal Mula Jalan Tol Cipali

Jika berbicara lebih jauh mengenai sejarah atau awal mula jalan tol Cipali, tentunya tidak terlepas dari  proyek pembangunan jalan tol Jakarta-Palimanan sebagaimana disebutkan di atas. Proyek jalan tol Jakarta-Palimanan memiliki panjang 189 kilo meter. Dimana 0 kilo meter berada di daerah Cawang, Jakarta Selatan. Operator atau penanggung jawab proyek ini adalah PT Lintas Marga Sedaya (LMS).

Pembangunan jalan tol Cikopo-Palimanan menggunakan dana dengan Skema Private Public Partnership (PPP) / Kerja sama Pemerintah Swasta (KPS). Hal ini memiliki tujuan agar dapat meningkatkan kapasitas jaringan jalan tol hingga diharapkan mampu mendorong pengembangan kawasan pendukung lainnya di wilayah Jawa Barat.‎

Meskipun pembangunan dilaksanakan oleh PT LMS, namun pembiayaan jalan tol tersebut melalui komposisi pemegang saham, diantaranya yaitu PLUS Expressways Berhad Sebesar 55% serta PT Baskhara Utama Sedaya sebesar 45% . total investasi kedua perusahaan tersebut mencapai sebesar Rp. 12,56 triliun dengan masa konsesi 35 tahun.

Sementara itu untuk pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan konstruksi  yaitu dilaksanakan oleh Konsorsium PT. Karabha Griyamandiri  dan PT. Nusa Raya Cipta Joint Operation (KGNRC JO). Info detail mengenai dua perusahaan tersebut anda dapat mengunjungi website kedua perusahaan tersebut.

Pembangunan jalan tol Cipala ini berlangsung selama kurang lebih lima tahun, dimana ground breaking dilakukan pada tanggal 8 desember 2011 oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, kemudian diresmikan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 13 Juni 2015  bertepatan dengan 28 Sya'ban 1436 H. jalan tol Cipali dibangun di atas lahan seluas 1.080,69 hektare serta terbagi menjadi enam seksi
  • Seksi I, Cikopo (Purwakarta)–Kalijati (Subang) 29.12 km
  • Seksi II, Kalijati(Subang)-Subang Kota 9.56 km
  • Seksi III, Subang Kota-Cikedung (Indramayu) 31.37 km
  • Seksi IV, Cikedung (Indramayu)-Kertajati (Majalengka) 17.66 km
  • Seksi V, Kertajati (Majalengka)–Sumberjaya (Cirebon)  14.51 km
  • Seksi VI, Sumberjaya(Cirebon)-Palimanan (Cirebon)  14.53 km

Sejauh ini jalan tol Cipali mempunyai 8 tempat istirahat, 7 simpang susun, serta 7 tempat pertukaran, diantaranya di Cikopo, Kalijati, Subang, Cikedung, Kertajati, Sumberjaya, dan Palimanan. Jumlah ini kemungkinan aka bertambah seiring dengan perkembangan jalan tol Cipali.

Sementara itu untuk tarif tol Cipali paling mahal ditetapkan sebesar Rp 823/km atau Rp 96 ribu dengan jarak terjauh yaitu pintu Cikopo hingga pintu keluar Palimanan, begitupun sebaliknya, tarif ini berlaku untuk kendaraan golongan I. selain itu semua simpang susun menggunakan desain Trumpet Interchange.

Lihat Juga;
Nah, itulah sejarah jalan tol Cipali yang wajib anda ketahui untuk menambah khazanah atau wawasan pengetahuan anda.  (sumber; dikutip dari berbagai sumber)

0 Response to "Inilah Sejarah Jalan Tol Cipali Paling Akurat!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel