Sejarah ISIS, Serta Dampak Buruk Bagi Indonesia


sejarah isis

Berbicara mengenai Sejarah ISIS atau Islamic state of Iraq wa Suriah tentu tidak akan terlepas dari konflik panjang di Suriah. Dari konflik inilah bibit-bibit itu bermunculan, puncaknya saat terjadi peperangan antara Pemerintahan Bashar Assad dengan pihak oposisi. Bashar Asad dijadikan sebagai simbol Syiah dan mereka (ISIS) menganggap memerangi Syiah adalah jihad di jalan Allah.

Peperangan tersebut bahkan digambarkan sebagai peperangan yang maha dahsyat dan besar oleh beberapa media di Indonesia. Padahal jika kita menelusuri realita yang ada, peperangan tersebut tidak seperti yang digambarkan sebagai perang yang besar. Jika dikaji lebih dalam tidak semua pemerintahan dibawah pimpinan Bashar Asad adalah Syiah berdasarkan data banyak menteri-menteri dan stafnya beraliran Ahl-sunnah.

Baca Juga: Sejarah JAD

Sejatinya terdapat kepentingan politik untuk menggulingkan kepemimpinan Bashar Asad, bisa jadi pihak asing yang memang sengaja menciptakan terorisme untuk menggulingkan suatu rezim yang dianggap tidak mau kompromi. jika kita melihat lebih jernih lagi banyak negara-negara timur tengah dipimpin oleh pemimpin Syiah meskipun mayoritas rakyatnya Ahl-sunnah begitupun sebaliknya.

Bahkan yang sangat menyedihkan banyak masyarakat Indonesia yang berencana dan memiliki niat untuk terlibat memerangi syiah di Suriah, hal tersebut tentunya karena pemberitaan dan hasutan media kafir atau kelompok kafir jihadis Indonesia. Bahkan menurut Kapolri ada sekitar 500 orang Indonesia yang bergabung ke ISIS dan mendatangi Suriah.


ISIS Atau Indonesia Yang Terlibat Peperangan?


Perang yang hingga kini masih terjadi di Suriah, sebenarnya adalah peperangan antara pemerintahan Bashar Asad dengan oposisi. Akan tetapi perang peperangan tersebut terindikasi ada kepentingan Saudi Arabia, Qatar yang sangat membenci Syiah serta Suriah. Momentum ini kemudian dimanfaatkan oleh Israel dan Amerika sebagai negara Kapitalis agar negara-negara Timur Tengah Dapat membeli persenjataan mereka. Sejumlah siasat mereka buat-buat dengan tipu daya sehingga pengaruhnya sampai ke Indonesia.


Kemudian dengan semangat jihad, orang Indonesia yang memang sebelumnya terindikasi pernah tergabung dalam jaringan teroris seperti Al-Qaeda, JAD, JAT atau kelompok lainnya sekan terhipnotis oleh pemberitaan media serta rayuan dari pimpinannya.

Sejatinya orang Indonesia yang tergabung dengan ISIS guna memerangi Syiah adalah para korban yang terkena iming-iming surga. Dampaknya buruk dari keterlibatan orang Indonesia yang pernah ke Suriah adalah mereka melakukan aksi terornya ke negara asalnya bukan di Suriah. 

Sehingga maraknya terorisme di Indonesia membuat pemerintah membuat satuan khusus untuk menangani terorisme tentunya dengan demikian pemerintah akan membeli senjata lagi ke negara kapital seperti Amerika, kemudian bisa juga akan menambah hutang kepada pihak asing untuk membiyayai operasional tim yang dibentuk untuk menjinakan terorisme. Demikian sejarah ISIS dan dampak buruknya terhadap Indonesia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel