6 Sumber Sejarah Kerajaan Sriwijaya

Sumber Sejarah Kerajaan Sriwijaya

6 SumberSejarah Kerajaan Sriwijaya - Kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan Buddha terbesar di kawasan Asia Tenggara, bukan hanya itu Kerajaan Sriwijaya juga menjadi kerajaan maritim terbesar yang pernah ada di Indonesia, Lebih tepatnya di Palembang Sumatera Selatan.

Kerajaan Sriwijaya juga pernah menjadi pusat pengajaran agama Buddha di kawasan Asia, keberadaan Kerajaan Sriwijaya Di Indonesia terbilang sangat lama, sebab mampu bertahan selama 8 abad dari abad ke VII hingga abad ke XV masehi.

Sejarah Kerajaan Sriwijaya selalu diajarkan pada sekolah formal, dan menjadi salah pembahasan yang menarik untuk dikaji dan diteliti lebih lanjut. Sebab banyak sumber sejarah yang menyatakan keberadaan kerajaan Sriwijaya.

Pada dasarnya menurut sumber yang tersedia pada buku Sejarah nasional indonesia II, sumber sejarah Kerajaan Sriwijaya dibagi menjadi tiga bagian yaitu, Sumber dari dalam negeri, sumber luar negeri dan dari berita asing.

Ketiga sumber tersebut meyakini atau mengamini jika memang benar Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim terbesar di Indonesia bahkan di kawasan Asia. Namun pada tulisan ini hanya akan  dibahas sumber dari dalam negeri.

Bukannya mau menolak sumber dari luar negeri atau pemberitaan asing, namun terkadang sumber sejarah dari luar negeri terbilang kurang Indosentris atau fakta sejarahnya kurang subjektif.

Lebih baik kita mengutamakan sumber sejarah dalam negeri yang sebenarnya sangat tersedia banyak dan cukup kuat membuktikan keberadaan kerajaan Sriwijaya. inilah 6 sumber sejarah Kerajaan Sriwijaya.

Sumber Sejarah Kerajaan Sriwijaya Dari Dalam Negeri

1. Prasasti Kedukan Bukit
Dari hasil observasi para sejarawan menyimpulkan bahwa prasasti kedukan bukit telah ditemukan di Kampung Kedukan Bukit, Kelurahan 35 Illir, Kota Palembang  Sumatera Selatan.

Temuan itu diperkuat karena prasasti kedukan bukit  yang menyatakan keberadaan Kerajaan Sriwijaya telah ditemukan di sungai Tatang, dimana sungai ini mengalir menuju sungai Musi.

2. Prasasti Kota Kapur
Kemudian prasasti yang kedua adalah prasasti kota kapur. Di sebut sebagai prasasti karena telah ditemukan di daerah yang memiliki nama Kota Kapur, lebih tepatnya berada di pesisir barat pulau Bangka. Penemu prasasti ini adalah J.K van der Meulen.

3. Prasasti Talang Tuwo
Selanjutnya prasasti yang ketiga adalah prasasti talang tuwo, prasasti talang tuwo telah ditemukan di kaki bukit Seguntang pada pada tanggal 17 November 1945. Penemu prasasti ini adalah Louis Constant Westenek.

4. Prasasti Karang Birahi
Prasasti yang keempat yaitu prasasti karang birahi. Prasasti ini ditemukan pada tahun 1940. Terletak di Dusun Batu, Desa Karang Birahi, Kec. Pemenang, Kab. Merangin, Jambi. Penemu prasasti ini adalah L.M Berkhout

5. Prasasti Palas Pasemah
Prasasti yang kelima yang adalah prasasti palas pasemah. Namun prasasti ini belum diketahui kapan telah ditemukan dan siapa penemunya, akan tetapi prasasti ini yang jelas telah ditemukan di pinggiran sungai pisang, Lampung.

6. Prasasti Telaga Batu
Prasasti yang keenam atau terakhir adalah prasasti telaga batu. Prasasti ini ditemukan di sekitar kolam telaga batu, tepatnya di Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Sumatera Selatan pada tahun 1935. Belum diketahui siapa penemuannya.

Meskipun prasasti-prasasti tersebut tidak semuanya ditemukan  di Palembang atau Sumatera Selatan, namun keberadaan Kerajaan Sriwijaya secara kuat berada di dekat sungai Musi Palembang. Demikian Sumber Sejarah Kerajaan Sriwijaya, semoga dapat menambah khazanah pengetahuan anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel