Fakta Sejarah Mengenai Asal Usul Candi Borobudur



Fakta Sejarah Mengenai Asal Usul Candi Borobudur. Sejarah mengenai asal usul Candi Borobudur masih menjadi perdebatan yang alot antara kelompok yang mempercaya bahwa Candi Borobudur dibangun oleh Nabi Sulaiman dengan kelompok yang percaya jika Candi Borobudur dibangun oleh Dinasti Syailendra, yang merupakan pecahan dari Kerajaan Mataram kuno.
Sebagaiaman ditegaskan oleh De Casparis bahwa Candi Borobudur adalah candi pusaka Wangsa Syailendra. Hal tersebut juga sudah dijelaskan dan diuji dalam buku-buku sejarah Indonesia, CandiBorobudur didirikan oleh para penganut agama Budha Mahayana yang diperkirakan sekitar tahun 800-an pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra yang merupakan pecahan Kerajaan Mataram Kuno.

Mataram Kuno terpecah menjadi dua yaitu Dinasti Sanjaya yang memilih tetap menganut Agama Hindu sebagaimana yang dianut Kerajaan Mataram Kuno dan Dinasti Syailendra yang memilih menganut Agama Budha. Namun kedua Dinasti tersebut hancur akibat meletusnya gunung Merapi. Bertahun-tahun setelah runtuhnya Kerajaan mataram Kuno, baru kemudian muncul Kerajaan Mataram Islam. 

Meskipun tidak ditemukan bukti secara tertulis yang mampu menjelaskan siapa yang membangun Candi Borobudur. Namun dari jejak arkeologi semua sejarawan Indonesia percaya jika Candi borobudur bukan tinggalan nabi Sulaiman As.

Sebagaimana sumber sejarah yang ada. Waktu pembangunan Candi Borobudur diperkirakan berdasarkan perbandingan antara jenis aksara yang tertulis dikaki tertutup Karmawibhangga dengan aksara yang lazim digunakan pada prastasi kerajaan abad ke-8 dan ke-9 .

Sekitar tahun 800-an saat dibangun Candi Borobudur, sesuai dengan kurun masa puncak kejayaan Wangsa Syailendra di Jawa Tengah, yang kala itu dipengaruhi kemaharajaan Sriwijaya. Pembangunan Candi Borobudur diperkirakan menghabiskan waktu 75-100 tahun lebih dan benar-benar dirampungkan padapemerintahan raja Samaratunggapada tahun 825 Masehi.

Candi Borobudur dibangun pada kurun waktu yan hampir bersamaan dengan candi-candi di dataran Prambanan, namun Borobudur diperkirakan sudah selesai sekitar tahun 825, 25 tahun lebih awal sebelum dimulainya pembangunan Candi Siwa Prambanan yang dibangun oleh Dinasti Sanjaya yang beragama Hindu.

Sementara itu, versi mengenai Candi Borobudur peninggalan Nabi Sulaiman dikemukakan oleh matematikawan Islam bernama Fahmi Basya, dalam penelitian tersebut Fahmi  menegaskan bahwa Candi Borobudur adalah peninggalan Nabi Sulaiman.  


Sementara itu, Dosen UI sekaligus arkeologi Aris Munandar, tidak mengatakan benar atau salah mengenai penelitian Fahmi tersebut. 

Namuni ia memberikan pandangan dari sisi sejarah dan arkeologi dan membantah teori penelitian Fahmi tersebut. Aris Munandar juga memberikan saran untuk mengembangkan penelitian tersebut lebih lanjut, mengingat hasil penelitan tersebut menurutnya belum final.

Sumber : Kutipan berbagai sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel