Sejarah Kepemilikan dan Penguasaan Tanah di Bali


Sejarah Kepemilikan dan Penguasaan Tanah di Bali

Sejarah Kepemilikan dan Penguasaan Tanah di Bali -  Pengaturan dan penentuan tata guna tanah pada masa Bali kuno merupakan hak dan kewenangan Kerajaan. Raja dalam kedudukannya sebagai penguasa tertinggi atas seluruh wilayahnya mempunyai kewenangan untuk mengatur segala aspek kehidupan masyarakat, termasuk tanah-tanah di lingkungan kerajaannya.

Sebagai contoh raja mempunyai kewenangan memberi ijin untuk membuka lahan-lahan baru termasuk sistem penggarapannya dan memberi keputusan-keputusan berkenaan dengan pembagian tanah-tanah desa, hibah tanah, perluasan lahan pertanian dan perluasan wilayah desa.

Sebagai imbalan dari pengaturan dan penentuan tata guna tanah tersebut, Raja berhak untuk menarik pajak atas segala aktivitas masyarakat yang dilakukan di atas tanah tersebut. Hak menarik pajak atas tanah disebut dengan istilah Hak Milik Raja.

Pajak-pajak yang ditarik oleh Raja tersebut digunakan untuk biaya pengeluaran kerajaan seperti gaji pegawai, biaya pembangunan Kerajaan dan sebagainya. Selain hak penguasaan lainnya, Raja juga memiliki hak atas beberapa bidang tanah. Tanah-tanah tersebut berfungsi untuk memenuhi kebutuhan pribadi raja maupun keratonnya.

Jika dibandingkan dengan masa sekarang, peraturan hak milik tanah pada masa Bali Kuno tidak jelas terlihat, kuat maupun lemahnya. Berbeda halnya dengan peraturan hak milik dalam hukum tanah adat yang sudah terlihat bahwa pemegang hak tersebut dapat melakukan transaksi atau pemindahan hak atas tanahnya kepada pihak lain.

Pengaturan hak sewa tanah seolah-olah memperlihatkan persamaan yaitu dalam proses sewa menyewa tanah, uang sewa harus terlebih dahulu dengan tenggang waktu tertentu dan dapat diperpanjang secara berkala sesuai  dengan kemufakatan.

Demikian yang dapat kami bahas dan kami sampaikan kepada anda. Semoga artikel yang mengulas mengenai Sejarah Kepemilikan dan Penguasaan Tanah di Bali bisa anda pahami dan mampu menambah wawasan pengetahuan anda. (Sumber: catatan perkuliahan)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel