Masuknya Islam di Indonesia Versi Teori Benggali



Seputarsejarah.com - Teori Benggali berbeda dari teori Makkah, Gujarat, dan Persia. Teori yang dikemukakan oleh Fatimi ini menyatakan bahwa Islam di Indonesia datang dari Benhgali atau Bangladesh. 

Fatimi mengutip dari pernyataan Tome Pires yang mengungkapkan bahwa kebanyakan orang terkemuka di Pasai adalah orang Bangladesh  atau keturunan mereka. 
Fatimi meyakini Islam muncul pertama kali di Semenanjung Malaya dari arah pantai timur, bukan dari barat atau Malaka. Pada abad ke-11 melalui Kanton, Phanrang (Vietnam), Laren, dan Trengganu.
Fatimi beralasan bahwa doktrin Islam di Semenanjung lebih sama dengan Islam di Phanrang, elemen-elemen prasasti di Trengganu juga lebih mirip dengan prasasti yang ditemukan di Laren. 

Sementara Drewes, yang mempertahankan teori Snouck, menyatakan bahwa teori Fatimi ini tidak bisa diterima terutama karena penafsiranya atas prasasti yang ada dinilai perkiraan liar yang tak berdsar. 

Madzhab yang paling dominan di Bangladesh adalah madzhab imam Hanafi, bukan Madzhab imam Syafii seperti yang dikemukakan teori Makkah, Gujarat, dan Persia.
Sumber : Buku menguak kontraversi-kontraversi sejarah Indonesia

0 Response to "Masuknya Islam di Indonesia Versi Teori Benggali"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel