Isi Surat Pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Pasca Indonesia Merdeka


Seputarsejarah.com: Isi Surat Pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Pasca Indonesia Merdeka

Di masa penjajahan Hindia Belanda, Kasultanan Yogyakarta merupakan salah satu pecahan Kasultanan Mataram berdasarkan Perjanjian Giyanti 1755 dan Perjanjian Salatiga 1757. Kasultanan Yogyakarta memiliki andil yang cukup besar dalam kancah perjuangan bangsa. Di sekitar tahun 1945 Kasultanan Yogyakarta berada dibawah kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX.


Tak kala berita proklamasi mulai tersebar di seluruh pelosok tanah air Sri Sultan Hamengkubuwono IX dengan spontan menyatakan Yogyakarta bergabung dengan RI. Dukungan spontan diumumkan pada 5 September 1945. Adapun bunyi pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono IX adalah sebagai berikut.

Kami, Hamengkubuwono  IX,Sultan Negeri Ngayogyakarta Hadiningrat menyatakan:
  1. Bahwa Negeri Ngayogyakarta Hadiningrat bersifat kerajaan adalah Daerah Istimewa dari Negara Republik Indonesia.
  2. Bahwa kami sebagai Kepala Daerah memegang segala kekuasaan dalam Negeri Ngayogyakarta Hadiningrat, dan oleh karena itu berhubung dengan keadaan pada dewasa ini segala urusan pemerintahan dalam Negeri Ngayogyakarta Hadiningrat mulai saat ini berada di tangan kami dan kekuasaan-kekuasaan lainnya kami pegang seluruhnya.
  3. Bahwa perhubungan antara Negeri Ngayogyakarta Hadiningrat dengan Pemerintah Negara Republik Indonesia bersifat langsung dan kami bertanggung jawab atas Negeri kami langsung kepada Presiden Republik Indonesia.
  4. Kami memerintahkan supaya segenap penduduk dalam Negeri Ngayogyakarta Hadiningrat mengindahkan amanat kami ini.

Ngayogyakarta Hadiningrat, 28 Puasa, Eh 1876
                        (5 September 1945)
Hamengkubuwono IX
Sumber : Catatan perkuliahan semester V

0 Response to "Isi Surat Pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Pasca Indonesia Merdeka"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel